Profil Cenk Tosun Andalan Turki di Piala Eropa 2020

February 26th, 2020 by staroverlondon

Profil Cenk Tosun Andalan Turki di Piala Eropa 2020 – Tim nasional sepakbola Turki kini telah memastikan langkahnya menuju putaran final Piala Eropa atau yang biasa dikenal dengan Euro edisi tahun 2020. Salah satu kunci di balik kesuksesan Turki ini adalah Cenk Tosun. Pemain yang kini memperkuat Crystal Palace  ini mempunyai peran yang sangat penting dalam kesuksesan Turki mencapai putaran final Piala Eropa.

Profil Cenk Tosun Andalan Turki di Piala Eropa 2020

Saat ini Cenk Tosun merupakan pencetak gol terbanyak Turki di babak kualifikasi dengan torehan lima golnya. Dua gol pertama ia cetak saat Turki melibas Moldova pada pertandingan ke-2 Grup H, 26 Maret 2019 kemarin. Menghadapi lawan yang sama di pertandingan ke-6 Grup H, Tosun kembali menyumbang dua gol dalam kemenangan 0-4 Turki atas Moldova.

Ketika Turki menghadapi Albania pada 12 Oktober 2019, Cenk Tosun bahkan menjadi pembeda pertandingan. Saat itu, Turki dan Albania bermain sama kuat dengan tanpa satupun gol yang tercipta hingga 90 menit. Hingga akhirnya, tandukan Cenk Tosun tepat di menit ke-90 hadirkan kemenangan bagi Turki.

Profil Masa Kecil

Cenk Tosun lahir pada tanggal 7 Januari 1991 di Wetzlar, Jerman dari pasangan Selma dan Şenol Tosun. Tosun kecil tumbuh bersama warga etnis Turki yang menetap di Jerman. Bersama ayah, ibu, saudara perempuan dan pamannya, Tosun tinggal di dekat sungai Lahn yang berada di kawasan Wetzlar, Jerman.

Sosok ayah sepertinya sangat berpengaruh dalam perjalanan karir Cenk Tosun. Berkat sang ayah lah, Tosun bisa menjadi seperti sekarang. Dulunya, ayah Cenk Tosun, Şenol Tosun juga bermimpi untuk menjadi pesepakbola. Namun, impian tersebut harus ia kubur dalam-dalam karena keterbatasan ekonomi.

Pada akhirnya, Şenol Tosun berambisi bahwa kelak ia akan mendidik anaknya untuk menjadi pemain hebat. Setiap kali pulang dari bekerja, ia duduk dengan membawa anaknya di samping sang adik, Taner. Saat itulah, Şenol Tosun menonton kaset-kaset yang menunjukkan kehebatan penyerang asal Argentina, Gabriel Batistuta.

Ayah Cenk Tosun berharap bahwa kelak putranya dapat mewarisi kehebatan pemain yang juga kerap dipanggil Batigol tersebut. Kepiawaian Cenk Tosun dalam melakukan tendangan kaki kiri juga merupakan hasil dari didikan ayahnya. Dulu, ayah Tosun seringkali melarang putranya untuk menggunakan kaki kanan, hingga akhirnya, Cenk Tosun pun terbiasa menggunakan kaki kirinya untuk menendang.

Karir Cenk Tosun di Level Klub

Bicara soal pengalaman di level klub, maka Cenk Tosun seharusnya sudah tak perlu diragukan lagi. Sepanjang karirnya, Tosun tercatat sudah pernah bermain di tiga negara berbeda. Pertama, dia pernah bermain di Bundesliga bersama tim Eintracht Frankfurt. Namun, ia hanya tercatat hanya tampil sekali bersama tim senior meski di tim junior ia telah lesatkan 26 gol dari 46 penampilan.

Usai meninggalkan Jerman, Cenk Tosun bergabung bersama klub Turki, Gaziantepspor. Di tim ini, performanya semakin menanjak. Ia sukses mencetak 10 gol dalam 14 pertandingan di liga domestik pada musim perdananya berseragam Gaziantepspor. Tosun mengakhiri karirnya di tim ini dengan koleksi 44 gol dan 23 assist dari 122 penampilannya di semua kompetisi.

Memasuki awal Februari 2014, Cenk Tosun bergabung dengan klub Turki lainnya, yakni Beşiktaş. Selama dua musim awal, Tosun harus bersaing dengan Demba Ba dan Mario Gómez. Namun, di musim 2016/2017, Tosun akhirnya mampu skuad utama. Di tahun 2018, ia meninggalkan Turki dengan statistik 80 gol di ajang Süper Lig Turki.

Awal tahun 2018, Cenk Tosun mengawali karirnya di liga yang disebut paling kompetitif di dunia, Premier League bersama tim asal Merseyside, Liverpool. Pada awalnya, keputusan klub mendatangkan Tosun sempat mendapat kritikan dari sejumlah fans. Namun, Tosun berhasil menjawab keraguan para fans tersebut dengan membantu The Toffees finish di urutan ke-8.

Kepergian Sam Allardyce dan kedatangan manajer anyar, Marco Silva membuat tempat Cenk Tosun di tim utama tergusur. Ia kemudian dipinjamkan ke Crystal Palace selama sisa musim 2019/2020 ini. Tosun mencetak gol perdananya saat The Eagles menahan imbang Manchester City dengan skor 2-2 pada tanggal 18 Januari 2020 kemarin.

Timnas Junior Jerman

Beberapa tahun ini, nama Cenk Tosun memang erat kaitannya dengan timnas Turki. Namun, Cenk Tosun mengawali debut internasionalnya bersama timnas Jerman. Tosun bermain pertama kalinya untuk timnas Jerman U-16 hingga timnas Jerman U-21. Ia memulai laga debutnya di babak kualifikasi UEFA European Under-19 Championship melawan Luksemburg.

Tosun mencetak dua gol untuk timnas Jerman saat der Panzer muda menang 5-0 atas Moldova dan mencetak gol hiburan saat Jerman kalah 2-1 atas Turki. Ia juga mencetak hattrick saat Jerman menang 4-1 atas Polandia di babak Elite Round. Sayangnya, Tosun tak mampu membawa Jerman lolos ke putaran final turnamen ini.

Setelah membela timnas Jerman U-19, Cenk Tosun dipromosikan ke level yang berada di atasnya, yakni timnas Jerman U-21. Ia melakoni laga debutnya bersama Jerman U-21 saat tim ini menang dengan skor 2-0 dalam laga kandang melawan timnas Inggris pada tahun 2010. Tosun mencetak satu gol di laga ini melalui eksekusi penalti yang merupakan gol ke-2 bagi timnya.

Perjalanan Karir Bersama Timnas Turki

Pasca bermain bersama timnas Jerman, Cenk Tosun memulai karirnya bersama tim nasional Turki pada tahun 2013. Tosun tampil pertama kalinya untuk Turki di ajang International Challenge Trophy, turnamen bagi para pemain yang belum berpengalaman membela timnas. Setelah membawa Turki juara di ajang ini, Cenk Tosun mendapat panggilan dari tim senior.

Bersama tim senior, ia memulai laga debutnya dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia tahun 2014 melawan Belanda di Istanbul. Gol internasional pertamanya untuk tim senior Turki lahir pada 13 November 2015 saat timnya menang di markas Qatar. Setelahnya, Cenk Tosun menjadi salah satu dari 23 pemain yang dibawa manajer Fatih Terim ke ajang Euro 2016.

Ia mengawali perjalanannya di Euro 2016 bersama Turki dengan bermain selama 69 menit melawan Kroasia. Di pertandingan ke-2 fase grup melawan Spanyol, ia hanya menjadi penghias bangku cadangan. Sementara di pertandingan terakhir, ia hanya tampil satu menit dan tak mampu membawa Turki melangkah ke babak selanjutnya.

Dua tahun berselang, ia ikut tampil dalam ajang UEFA Nations League di Liga B Grup 2. Selama bermain di turnamen ini, ia telah tampil sebanyak empat kali dan catatkan satu gol. Dalam turnamen baru UEFA ini, Turki hanya menang sekali di Liga B Grup 2 dan finish di urutan ke-3 di bawah Swedia dan Rusia.

Selepas turnamen UEFA Europa League, Cenk Tosun kembali memperkuat Turki di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Saat ditunjuk sebagai kapten tim dalam pertandingan Grup H melawan Andorra, ia mencetak empat gol. Sayangnya, dalam dua pertandingan terakhir Grup H, Cenk Tosun tidak dibawa dalam skuad karena dilaporkan sedang cedera.

Sepanjang babak kualifkasi, Cenk Tosun hampir selalu menjadi pilihan manajer Şenol Güneş di lini depan timnya. Penampilan pemain berusia 28 tahun ini terbilang cukup bagus dengan raihan lima golnya dan menjadi top skorer Turki di ajang ini. Untuk setiap golnya, Tosun hanya butuh waktu rata-rata 92 menit.

Gabung dan menangkan semua taruhan kamu bersama Indoxbet yang merupakan situs agen judi bola EURO 2020 terbaik dan terpercaya.

  • Comments Off on Profil Cenk Tosun Andalan Turki di Piala Eropa 2020
  • Posted in News

Comments are closed.