Profil Gareth Bale Pemain Terbaik Wales di Euro 2020

February 26th, 2020 by staroverlondon

Profil Gareth Bale Pemain Terbaik Wales di Euro 2020 – Sempat absen di ajang Piala Dunia 2018, tim nasional yang mempunyai julukan The Dragons, yakni Wales kini telah kembali. Bersama nahkoda anyar, yakni Ryan Giggs, Wales datang dengan para pemain mudanya ke ajang Euro 2020. Wales berhasil meraih satu tiket ke putaran final setelah menjadi runner-up Grup E di bawah Kroasia.

Profil Gareth Bale

Di antara para pemain muda yang dibawa Giggs, terselip satu nama yang dapat dikatakan sebagai legenda Wales. Dia adalah Gareth Bale. Nama Bale tentu sudah tidak asing lagi bagi para penikmat sepakbola, terutama bagi fans tim nasional Wales. Bale kerap disandingkan dengan sang manajer Ryan Giggs dan memiliki nama julukan yang sama, yakni The Welsh Wizard.

Sepanjang babak kualifikasi Grup E, winger Real Madrid tersebut telah dimainkan sebanyak delapan kali. Dari delapan kesempatan tampil, Bale mampu catatkan dua gol. Gol pertama ia cetak ke gawang Azerbaijan saat Wales menang 2-1 pada September 2019. Sementara gol keduanya lahir saat Wales menahan imbang Kroasia di bulan Oktober kemarin.

Kehidupan Masa Kecil

Kisah perjalanan seorang Gareth Bale dimulai dari ibukota Wales, Cardiff yang merupakan tempat kelahiran eks punggawa Tottenham Hotspur tersebut. Bale lahir di kota ini pada tanggal 16 Juli 1989. Ayahnya adalah seorang penjaga sekolah yang bernama Frank. Sedangkan ibunya, Debbie adalah seorang manajer operasional.

Sejak kecil kepiawaian Bale dalam bidang olahraga sudah terlihat begitu menonjol. Bukan hanya dalam dunia sepakbola. Bale juga piawai dalam berbagai olahraga lain seperti rugby, hoki dan cabang-cabang olahraga atletik. Bahkan, di usia 14 tahun, Bale dapat melakukan sprint dengan jarak 100 meter hanya dalam waktu 11,4 detik.

Keahlian Bale di bidang sepakbola tentunya juga tak perlu dipertanyakan lagi. Saking hebatnya Bale, kepala sekolahnya saat itu bahkan sampai membuat aturan khusus untuknya. Selama bermain sepakbola, Bale dilarang memainkan one-touch football dan dilarang menggunakan kaki kirinya untuk menendang.

Berkat ketrampilannya di bidang olahraga selama menempuh pendidikan di sekolahnya, Whitchurch High School, Bale banyak menarik perhatian. Ia akhirnya lulus dari sekolah ini pada tahun 2005 dengan nilai sempurna. Setahun berselang, yakni pada tahun 2006, Bale bergabung bersama Southampton untuk melanjutkan karir sepakbolanya.

Karir di Level Klub

Klub profesional pertama yang dibela Gareth Bale adalah Southampton. Debutnya bersama klub ini dimulai pada 17 April 2006. Saat itu, ia menjadi pemain termuda ke-2 yang bermain bersama Soton setelah Theo Walcott. Bale pada saat itu masih berusia 16 tahun dan 275 hari. Ia mengawali menandai laga debutnya dengan mencetak satu gol ke gawang Millwall.

Southampton bisa dibilang adalah tim pertama yang menemukan bakat Bale. Di tim inilah ia mulai menjadi pemain yang mempunyai spesialisasi tendangan bebas. Beberapa penghargaan juga sempat diraih Bale bersama Southampton. Beberapa media saat itu menyebut bahwa Bale adalah pemain paling kreatif yang dimiliki The Saint.

Pertengahan tahun 2007, Bale kemudian hijrah ke klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur. Debutnya untuk tim ini terjadi saat Spurs menghadapi St. Patrick’s Athletic dalam laga ujicoba. Bale kemudian memulai debut kompetitifnya bersama Spurs dalam pertandingan menghadapi Manchester United pada tanggal 26 Agustus 2007 silam.

Bale telah meraih berbagai gelar selama lebih dari lima tahun bersama Spurs. Beberapa di antaranya adalah English League Cup, serta beberapa gelar individu. Bale telah mengoleksi 43 gol dari 146 penampilannya di Liga Primer Inggris. Sementara itu, di semua ajang, ia punya torehan 56 gol dari 203 penampilan bersama Spurs.

Awal tahun 2013, Bale bergabung dengan klub asal Spanyol, Real Madrid dengan memecahkan nilai transfer termahal. Di Madrid, karir Bale semakin bersinar. Beberapa kali ia menjadi sosok pembeda dalam sebuah pertandingan. Bale pernah menjadi pahlawan kemenangan dalam laga final Copa del Rey musim 2013-2014 melawan Barcelona.

Saat bersama Madrid, Bale juga punya peran penting dalam membawa tim ini juara selama tiga musim berturut-turut. Yang paling diingat tentu dua golnya ke gawang Liverpool dalam laga final Liga Champions tahun 2018 di negaranya, Wales. Sayang, Bale kini seakan sudah tak terpakai bersama Madrid dengan baru torehkan tiga gol dari 17 penampilannya sepanjang musim 2019/2020.

Tim Nasional Wales

Sejatinya, karir Gareth Bale bersama tim nasional Wales telah dimulai di level U-17 hingga U-21. Namun, di level ini, pemain yang kini berusia 30 tahun tersebut tak tampil begitu mencolok. Selama membela Wales U-21, Bale hanya ditampilkan dua kali, yakni pada pertandingan melawan Estonia dan Rumania di ajang Kualifikasi Kejuaraan Eropa U-21.

Pada Mei 2006, manajer Wales saat itu, John Toshack membawa Bale dalam skuadnya untuk melakoni laga ujicoba melawan Trinidad dan Tobago. Pada pertandingan itu, Bale tak mencetak gol, namun mampu kreasikan satu assist. Sejak saat itu, Bale kerap dipanggil timnas Wales untuk menghadapi serangkaian laga ujicoba dan kualifikasi Piala Eropa maupun Piala Dunia.

Beberapa pihak kerap membandingkan permainan Bale dengan manajer timnas Wales saat ini, Ryan Giggs. Itulah alasan mengapa ia dijuluki sebagai ‘The Welsh Wizard’ yang juga merupakan julukan Giggs saat ia masih aktif bermain. Sayangnya, magis Bale tak mampu mengantar Wales menuju Piala Dunia 2014, 2010 dan 2018, serta Piala Eropa 2008.

Statistik Bale Bersama Wales

Dalam beberapa kesempatan, seperti di tahun 2010, 2014 dan 2018, Bale gagal membawa Wales ke ajang Piala Dunia. Pun begitu pada tahun 2008 dan 2012. Bale juga gagal membawa tim berjuluk The Dragons tampil di ajang Piala Eropa. Namun, cerita berbeda terjadi di tahun 2016 saat ia membawa Wales tampil di turnamen besar pertama sejak 1956.

Ajang Euro 2016 merupakan turnamen akbar pertama yang dilakoni Bale bersama Wales. Sepanjang turnamen, Bale berhasil ciptakan tiga gol dan mampu mengantar skuad asuhan Chris Coleman hingga ke partai semifinal. Sayangnya, di babak semifinal, Wales harus tersingkir oleh juara saat itu, Portugal.

Petualangan Bale kemudian berlanjut di ajang UEFA Nations League di Liga B, Grup 4. Ia pernah ditunjuk sebagai kapten sebanyak dua kali melawan timnas Denmark. Sepanjang gelaran turnamen ini, Bale mencetak dua gol. Masing-masing ia lesatkan ke gawang Republik Irlandia, dan Denmark.

Ryan Giggs kemudian kembali membawa Bale bersama para pemain mudanya di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Mantan pemain Manchester United tersebut kerap memasang Bale di sayap kanan, berdampingan dengan Daniel James yang menempati sayap kiri. Terbukti, Bale masih cukup tajam dengan raihan dua gol dari delapan penampilannya di babak kualifikasi Grup E.

Sejauh ini, Bale telah tampil sebanyak 79 kali di berbagai ajang bersama timnas Wales. Dari 79 penampilannya tersebut, Bale punya koleksi 32 gol. 28 gol di antaranya lahir di ajang kualifikasi Piala Eropa, Piala Dunia dan juga laga ujicoba. Sementara lima gol lainnya ia ciptakan di turnamen resmi seperti UEFA Euro 2016 dan UEFA Nations League.

Gabung dan menangkan semua taruhan kamu bersama Indoxbet yang merupakan situs judi bola piala eropa 2020 terbaik dan terpercaya. Semua kemenangan kamu akan di bayar oleh indoxbet

  • Comments Off on Profil Gareth Bale Pemain Terbaik Wales di Euro 2020
  • Posted in News

Comments are closed.